Thursday, May 21, 2009

Cerpen yg dijanjikan 2

Namaku Wirawan

Perasaan aneh mulai menghantui tidurku,saat kutatap hapeku kulihat angka besar 05:50 tepat di layar hape tua hasil kerjaku selama ini,aku tidak dilahirkan sebagai anak konglomerat yg bisa gesek jika ingin apapun, jadi segala sesuatu akhirnya kuusahakan sendiri. Hape itupun hanyalah hape second yg mungkin dijual murah pemilik sebelumnya Karena modelnya yg uzur,maklum perkembangan zaman memaksa org serba modern.
"wan bangun" teriakan ibu m'bangunkan aku,
Ya, namaku Wirawan aku anak kedua dari 3 bersaudara,tubuh agak padat di Segala penjuru tubuhku m'buat aku sulit untuk m'angkat tubuhku dari ranjang tua yg selalu berdecit jika aku bergerak maklum rumah kami sederhana tapi suasananya dan orang2nya lah yg m'buatnya istimewa,masih t'ingat saat aku m'minta dibelikan motor sport kegemaranku kepada ibu,
"bu, aku kan sudah besar boleh donk punya motor besar" pintaku sedikit merengek pada ibu,
"Emang kita berak uang" jawab ibu ketus dengan dialek bugisnya yg sgt kukenal..
Lamunanku buyar saat ketukan pintu kamar mandi terdengar ternyata itu ira adik bungsuku mau mandi utk kesekolah..
Hari ini dimulai dengan kerja shift pagi, ini adalah shift yg paling aku senangi bahkan aku selalu berdoa & berusaha utk trus masuk pagi, alasannya cuma satu dengan begitu aku bisa melihat bidadari yg sudah memenuhi ruang hatiku. Wanita b'kulit kuning langsat cerah termanis yang pernah aku lihat selama ini, periang, mungkin subjektivitas mataku mengalahkan objektivitas pikiranku, sehingga setiap sudut wajahnya begitu sempurna menurutku, dan semua sikapnya membuatku betah..

Indahnya Firdha

Beliau bernama firdha gadis manis penghuni lantai bawah ruang kantorku, kata orang-orang beliau termasuk wanita yang sangat kekanak-kanakan maklumlah sebagai anak satu-satunya dalam keluarganya sikap "Princess" dan sifatnya yang manja itulah yang membuat dirinya kekanak-kanakan,tetapi sikapnya itu yang membuat dia semakin menarik. Setiap kali beliau melewati ruanganku di setiap waktu itulah dadaku berdegup kencang dan mataku tidak mau beranjak memandang kaca jendela yang menjadi frame dalam sebuah foto kehidupan dari sebuah keindahan yang membuatku terus bertahan dari rutinitas pagi,siang,sore yang menjemukkan.

Tapi waktu yang telah membuat dirku menjadi "kakak" zona paling nyaman buat seorang wanita untuk menolak seorang pria, begitulah cinta deritanya tiada akhir (mengutip seorang tokoh). setiap suaranya ditelp menjadikan hipnotis untukku dimanapun dan kapanpun aku akan selalu meluncur untuk menemaninya dikala butuh walaupun hanya sebagai penghibur hatinya, hatiku selalu merasa bangga dan bahagia hingga kemunculan seorang "rival" yang mungkin kelak akan menjadi rival abadi.

Namanya Wahyu

Penjahat kelamin ei-kei-ei Buaya kelas satu itu julukanku padanya sangatlah menggambarkan bagaimana pendapatku terhadapnya, kehilangan perhatian dari dirinya itu yang membuat diriku kecewa, itu berarti aku akan kehilangan kesempatan dan kehilangan peluang menjadi seseorang dihatinya,kesetiaanku itulah yang aku sesalkan, sudah tak terhitung berapa kali kami bertengkar namun baikan lagi (bahagianya kayak orang yang sedang berkasih...), tetapi kini telah tergantikan dengan sosok yang lebih baik menurutnya, untaian katanya lebih baik buat dirinya dibandingkan kejujuran dan keceplosanku, dia juga lebih tinggi dariku dan jauh dibandingkan aku yang pendek dan betimbun lemak dimana-mana, kulitnyapun tidak selegam kulitku, mungkin karena inilah aku semakin terpinggirkan seperti sapi tua tak berguna yang kini telah telah tergantikan traktor yang lebih modern..

Dia sudah memiliki kekasih, kata inilah yang selalu menguatkan hatiku namun akhir-akhir ini aku mulai meragukan hal tersebut, banyak keganjilan yang sudah aku temukan. Bahkan Menjadi "kakak"nya pun aku telah tergantikan,pintu itu sudah tertutup itulah yang kini berkecamuk di otakku yang semakin membuat kepalaku pusing. Aku kini hanya bisa berharap kapan keajaiban itu akan kudapatkan saat cinta yang kupendam ini tak lagi bertepuk sebelah tangan.

NB :
Edisi awalnya saya gabung kembali supaya paham.... sudah ada commentnya.. wakakakkaaka... di edisi sebelumnya sehingga z tambahkan tulisan dibawah ini:
Tulisan diatas adalah fiktif belaka, jika terjadi kesamaan cerita, pelaku, kejadian, tempat dan lain-lain, adalah suatu kebetulan yang disengaja. Semua Kekeliruan Datangnya dari Aq, dan Kebenaran adalah milik Allah SWT semata. So maafkan....

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.